Palembang, Haluan Sumsel – Masyarakat Sumatera Selatan tidak perlu khawatir dengan ketersediaan bahan pangan menjelang bulan suci Ramadhan 1442 H, yang diperkirakan jatuh pada 12 April 2021. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, memastikan stok pangan tercukupi selama enam bulan kedepan.

“Stok bahan pangan seperti beras, minyak goreng, gula serta daging sapi aman,” kata pimpinan Wilayah Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Sumsel Babel, Ali Ahmad Najih Amsari Aan, Selasa (23/3).

Khusus beras, lanjut Ali Ahmad, tidak perlu dikhawatirkan. sebagai contoh kersediaan di tahun 2020 sebesar 2.696.877 ton, kebutuhan hanya sebanyak 859.744 ton. Sehingga terjadi surplus beras sebesar 1.837.133 ton. “Hal ini sebagai bentuk antisipasi peningkatan permintaan jelang Ramadhan,” ujarnya.

Penyerapan beras petani pun terus dilakukan. Hingga triwulan pertama, Perum Bulog bisa menyerap sekitar 12 ribu ton beras dari sejumlah daerah penghasil. “Dalam sehari, kita bisa menyerap hingga 700 ton per hari. Target kita hingga akhir tahun nanti mencapai 80 ribu ton,” jelas Ali Ahmad.

Beberapa daerah baru memasuki musim tanam, namun Bulog masih bisa menyerap beras dari daerah yang sedang melakukan panen raya. Seperti di kawasan Ogan Komering Ulu, Banyuasin dan Ogan Komering Ilir.

“Nantinya akan kita lakukan pasar murah, pasti. Baik sebelum Ramadhan ataupun mendekati Hari Raya Idul Fitri. Sudah kita persiapkan seluruhnya. Sehingga bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya,” kata Ali Ahmad.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, Ali menyatakan saat ini Sumsel belum membutuhkan impor beras dan beberapa panganan lain seperti yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat. “Kami saat ini fokus melakukan serapan beras. Terkait kebijakan impor itu sudah kebijakan dari pusat,” pungkasnya.

Artikulli paraprakTahun 2020, Investasi di Sumsel Rp38 Triliun
Artikulli tjetërHerman Deru : Sumsel Tak Butuh Beras Impor

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini